Selasa, 31 Juli 2012

Ejek Atletnya, Media China Minta Maaf

Beijing - Jangan pernah mencoba merendahkan pencapaian sebuah atlet di sebuah event internasional sekelas Olimpiade. Sebuah media lokal China sampai harus meminta maaf karena menghina atlet mudanya.

Itu terjadi pasca pertandingan cabang angkat besi nomor kelas 53 kg putri akhir pekan lalu, di mana atletnya, Zhou Jun, tampil buruk setelah gagal melakukan angkatan, baik di Snatch maupun Clean & Jerk.

Setelahnya, sebuah harian lokal asal Kunming, Metropolise Time, menulis headline "Kekalahan Paling Memalukan untuk Atlet Angkat Besi Wanita China".

Kontan saja pemberitaan itu mengundang kritik di dalam negeri yang menilai koran tersebut sudah terlalu keras menulis berita yang cenderung seperti tak menghargai usaha keras Zhao tersebut.

Setelahnya Metropolise lantas meminta maaf dan menyebut mereka lupa akan arti semangat Olimpiade dan memaklumi jika Zhou masih berusia 17 tahun dan minim pengalaman.

"Anda sudah tampil di sana (Olim piade), Anda sudah memberikan yang terbaik dan Anda sudah menjadi pahlawan kami," demikian tulis Metropolise seperti dilansir Reuters.

Setelah kasus tersebut, agen berita resmi China, Xinhua, lantas langsung menganjurkan agar media-media di sana tidak terlalu membebani para atletnya, meskipun mereka datang ke London dengan status juara umum empat tahun lalu.

"Semua atlet pasti menang dan kalah dan perbedaan di antara mereka sangatlah tipis. Pemenang harus diapresiasi dan diberikan bunga sebagai penghargaan, tapi yang kalah juga harus dihargai untuk usaha dan kerja keras mereka."

Selain mengenai masalah itu, China saat ini juga tengah diganggu isu doping yang menimpa perenang mudanya, Ye Shiwen, yang meraih medali emas di nomor 400 meter gaya ganti individual putri.

( mrp / a2s )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar