Sabtu, 11 Agustus 2012

Marchisio Kritik Protes Napoli

BEIJING, KOMPAS.com - Gelandang Juventus, Claudio Marchisio, mengkritik langkah Napoli yang memboikot perayaan juara Piala Super Italia. Ia menilai, seharusnya kubu "I Partenopei" harus tetap tinggal di lapangan untuk menerima penghargaan sebagai runner-up.

Usai dikalahkan 2-4 oleh Juventus, Napoli mengungkapkan kekecewaannya kepada wasit dengan langsung memasuki ruang ganti dan tidak kembali ke lapangan. Maklum saja, dalam laga tersebut, Pelatih Walter Mazzari dan dua penggawa Napoli, Goran Pandev dan Juan Camilo Zuniga, diganjar kartu merah oleh wasit.

"Semua orang bebas melakukan apa yang mereka inginkan, tetapi seperti Italia yang tetap tinggal di lapangan ketika melihat Spanyol menerima penghargaan setelah Piala Eropa 2012 dan Juventus melihat Napoli mengangkat Coppa Italia, itu sudah sangat adil bagi Napoli untuk tetap berada di lapangan juga," ujar Marchisio seperti dilansir Football Italia.

"Mengenai protes mereka? Jika dalam laga itu tidak ada beberapa kartu di babak pertama untuk menghukum tekel keras mereka, maka mungkin kita tidak melihat kartu merah setelah babak pertama," katanya lagi.

Marchisio menilai, laga kali ini adalah ajang balas dendam mengenai kekalahan 0-2 Juventus dari Napoli di final Coppa Italia beberapa waktu lalu. Menurutnya, kemenangan ini juga dapat memberi motivasi bagi skuadnya menjelang musim baru Serie-A.

"Sekali lagi, kami telah menunjukan karakter kami untuk kembali unggul meski tertinggal lebih dulu. Kami memang kebobolan ketika kami berusaha menyerang. Ini sangat sulit, karena mereka menempel kami di  lini tengah, dan bertahan dengan delapan pemain dan menyerang dengan serangan balik yang cepat," kata Marchisio.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar