Kamis, 02 Agustus 2012

Rossi Masih Terobsesi Juara Dunia Bersama 3 Tim Pabrik

AFP/ROBYN BECK Pebalap Ducati, Valentino Rossi.

KOMPAS.com - Valentino Rossi menepis kabar yang menyebutkan bahwa dia sudah membuat keputusan mengenai masa depannya bersama Ducati. "The Doctor" mengatakan, dirinya justru masih terobsesi dengan tekad untuk menjadi juara dunia bersama tiga pabrik berbeda.

Pebalap Italia ini menjadi pusat pembicaraan sepanjang tahun 2012, karena mengalami musim yang buruk. Pasalnya, dia disebut-sebut akan pindah ke bekas timnya, Yamaha, meskipun Ducati ingin mempertahankannya.

Merupakan hal yang indah bila mencoba meraih kemenangan dengan tiga pabrik berbeda. Sesuatu yang tidak pernah dibikin oleh siapa pun.

-- Valentino Rossi

Dugaan semakin kuat bahwa dia akan hengkang, setelah performanya sangat buruk pada balapan terakhir di Laguna Seca, Amerika Serikat, di mana dia mengalami kecelakaan meskipun tak mendapat tekanan dari pebalap manapun. Apalagi, juara dunia tujuh kali MotoGP ini secara gamblang mengatakan bahwa dia sulit mempertahankan motivasinya dengan Desmosedici.

Akan tetapi, Rossi mengatakan bahwa dia belum membuat keputusan tentang masa depannya. Peraih sembilan gelar juara dunia grand prix ini menegaskan, kunci yang akan menjadi dasar untuk membuat keputusan adalah mesin yang kompetitif, bukan uang.

"Sebenarnya Ducati sudah memberikan penawaran yang lebih rendah dibandingkan dengan yang lalu. Tetapi ini bukanlah yang penting: dengan Ducati saya mendapatkan lebih banyak uang dibandingkan dengan Yamaha, sehingga jika uang merupakan hal penting, saya mungkin sudah membuat keputusan," ujar Rossi menanggapi pertanyaan apakah dia menunggu perbaikan kontrak dari Ducati.

"Yang jadi perhitungan adalah jalan untuk kembali meraih kemenangan. Ada dua cara untuk meraihnya: mendapatkan motor yang sudah kompetitif, atau melakukan perjudian dengan mencoba motor ini dengan bantuan Audi."

Pebalap Italia ini mengakui, masalah yang dihadapi oleh Ducati masih tetap sama, tetapi mereka sangat sulit untuk mencari jalan keluar. Kondisi tersebut membuat mereka frustrasi.

"Tetapi hal sebaliknya, merupakan hal yang indah bila mencoba meraih kemenangan dengan tiga pabrik berbeda. Sesuatu yang tidak pernah dibikin oleh siapa pun," tambah mantan pebalap Honda dan Yamaha ini.

Rossi pun memberikan tanggapan atas pernyataan Jorge Lorenzo, yang menyebutkan bahwa dia layak mendapatkan sebuah motor yang kompetitif. Menurut Rossi, apa yang dikatakan juara dunia 2010 itu benar.

Editor :

Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar