Jumat, 03 Agustus 2012

Stoner: Mugello adalah Kesalahan Terbesarku

AFP/MIGUEL RIOPA Pebalap Repsol Honda, Casey Stoner (tengah), merayakan kesuksesannya menjuarai GP Portugal, Minggu (6/5/12). Dia kalahkan pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo (kiri), serta rekan setimnya, Dani Pedrosa.

KOMPAS.com - Casey Stoner memastikan diri akan pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2012. Jika dia ingin menutup karier dengan status juara dunia, maka pebalap Australia tersebut harus bisa mengejar defisit 32 poin selama delapan seri terakhir, dengan rivalnya dari Yamaha, Jorge Lorenzo, yang memimpin klasemen sementara.

Sebenarnya, Stoner sudah bisa menyamakan perolehan poin Lorenzo usai GP Belanda pada seri ketujuh yang lalu. Waktu itu, Stoner menjadi pemenang dalam balapan di Sirkuit Assen, sedangkan Lorenzo mengalami kecelakaan dan gagal melanjutkan lomba.

Kesalahan terbesarku di Mugello. Itu yang membuat kami kehilangan banyak poin dan itu yang menjadi salah satu kekecewaanku.

-- Casey Stoner

Namun pada seri berikutnya di Sachsenring, Jerman, Stoner justru membuat kesalahan fatal. Pada tikungan terakhir menjelang garis finis, dia jatuh saat bertarung dengan rekan setimnya di Repsol Honda, Dani Pedrosa, untuk memperebutkan kemenangan, sehingga Lorenzo berhak menjadi runner-up.

Nasib kurang bagus kembali menghampiri Stoner saat balapa di Mugello, Italia. Ketika Lorenzo tampil sebagai pemenang, dia malah finis di posisi kedelapan, yang membuat selisih poinnya menjauh lagi menjadi 37 dan melorot ke peringkat ketiga.

Akhir pekan lalu di Laguna Seca, Stoner berhasil meraih kemenangan keempatnya sepanjang musim ini. Akan tetapi kemenangan ini tak terlalu memberikan dampak besar bagi juara dunia 2007 dan 2011 tersebut, karena Lorenzo finis di posisi kedua, sehingga jarak mereka hanya berkurang lima poin. Sementara itu Pedrosa, yang baru membukukan satu kemenangan, terpaut 23 poin dari Lorenzo.

Berkaca dari situasi yang sedang dihadapi, Stoner mengakui bahwa kesalahan paling besar yang membuatnya mengalami kerugian adalah di Mugello.

"Saya perlu melakukan sesuatu yang lebih dari sekadar memangkas poin (jarak dengan Lorenzo). Khususnya dengan mereka (Lorenzo dan Pedrosa). Anda tidak hanya akan terus menang di tiap pekan. Harus berdarah-darah untuk melawan mereka. Kami harus melakukan sesuatu yang lebih.

"Kesalahan di Sachsenring harus dibayar mahal, tetapi pada saat bersamaan pada dasarnya itu hanyalah kembali ke keuntungan poin yang kami raih saat Lorenzo kecelakaan di Assen," tambah Stoner. "Kesalahan terbesarku di Mugello. Itu yang membuat kami kehilangan banyak poin dan itu yang menjadi salah satu yang membuat saya sangat kecewa."

Saat ini MotoGP sedang memasuki masa jeda musim panas. Pada 17-19 Agustus mendatang balapan akan dimulai lagi di Indianapolis, yang merupakan seri ke-11 dari total 18 seri musim 2012.

Editor :

Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar