Sabtu, 04 Agustus 2012

Suarez Diminta Segera Lupakan Kasus Rasisme

Liverpool - Brendan Rodgers meminta Luis Suarez untuk segera melupakan kasus rasisme yang pernah melibatkan dirinya dengan Patrice Evra. Hal itu tak lain dilakukan Rodgers agar Suarez bisa tampil optimal.

Suarez mendapat sanksi delapan pertandingan dan denda karena diputus bersalah atas kasus dugaan rasisme kepada Evra, saat The Reds menjamu Manchester United di Anfield pada Oktober 2011 lalu.

Usai menjalani skorsing, pemain asal Uruguay itu kembali 'berulah' dengan tak menjabat tangan Evra saat Liverpool gantian bertandang ke Old Trafford bulan Februari silam.

Lama tak terdengar, Suarez kembali membuka kasus itu dengan menyatakan bahwa dirinya menjadi korban dari pengaruh kekuatan MU di Premier League tengah bulan lalu.

Akibat sikap-sikap yang ditunjukkan oleh Suarez itu, ia pun mendapatkan ejekan saat timnas Uruguay berlaga di Olimpiade 2012 yang berlangsung di London. Puncaknya, pada pertandingan La Celeste melawan Inggris Raya di Millennium Stadium, Cardiff, tengah pekan ini.

Suarez tak bermain optimal dan Uruguay kalah 0-1 dari tim besutan Stuart Pearce itu. Secara keseluruhan, pemain 25 tahun itu juga gagal menyumbang gol bagi Uruguay di Olimpiade 2012.

Rodgers yang melihat hal itu lantas menyarankan Suarez untuk segera melangkah dari kasus dugaan rasisme agar bisa menampilkan performa terbaik bagi klub.

"Luis mungkin masih merasakan sedikit ketidakadilan di musim lalu, tapi bagi saya, sekarang adalah saatnya untuk melangkah. Kami harus segera melangkah ke depan," terang Rodgers seperti dilansir Mirror.

"Yang sudah terjadi biarlah terjadi. Tinggalkan, seberat apapun itu. Kami ingin memenangi pertandngan dan melakukan yang terbaik untuk klub," tandasnya.

( nds / nds )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar