Jumat, 03 Agustus 2012

"Valencia Masih Pilih Tanding"

JAKARTA, KOMPAS.com - Lebih dari satu dekade silam, "Los Ches" sempat menggebrak dengan sukses mencapai final Liga Champions dua kali secara beruntun, dan menjadi juara Liga BBVA. Setelah itu, Valencia tenggelam oleh Barcelona dan Real Madrid.

Dalam tiga tahun terakhir, Valencia mengalami kemajuan signifikan, tetapi masih kesulitan bersaing dengan Barcelona dan Madrid. Mereka finis di peringkat ketiga, di belakang Barcelona dan Madrid.

Mengingat pada periode itu Valencia mengalami krisis ekonomi yang memaksa mereka menjual sejumlah pemain bintang, misalnya David Silva dan David Villa, pencapaian itu adalah prestasi.

Dalam tiga tahun terakhir, Valencia menduduki urutan ketiga Liga BBVA, di bawah Barcelona dan Real Madrid. Bagi , catatan tersebut sudah dianggap bagus.

"Prestasi kami bagus dalam tahun terakhir. Kami menduduki posisi ketiga dalam tiga musim beruntun. Kami juga lolos ke Liga Champions. Musim lalu, kami juga lolos ke semifinal Copa del Rey. Sayangnya, kami kalah dari Barcelona," ucap Presiden VCF Foundation, Tarsilo Piles, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (3/8/2012).

"Para pemain muda kami bagus-bagus. Pengembangan pemain muda berjalan bagus di tim. Saat ini, tiga pemain muda kami dipromosikan ke tim senior. Paco Alcacer salah satunya. Dia calon striker masa depan Spanyol," sambung Piles.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar