Senin, 06 Agustus 2012

Gagal Juara, Chong Wei Kehilangan Bonus 4 Juta Ringgit

Olimpiade 2012

Gagal Juara, Chong Wei Kehilangan Bonus 4 Juta Ringgit

Senin, 6 Agustus 2012 | 20:40 WIB

Dibaca:

AFP/ADEK BERRY Pemain China, Lin Dan (tengah) dan Chen Long (kanan), serta pemain Malaysia, Lee Chong Wei, saat pengalungan medali Olimpiade London 2012, Minggu (5/8/2012). Lin Dan jadi juara setelah kalahkan Chong Wei di final, sedangkan Chen Long sabet medali perunggu.

KUALA LUMPUR, Kompas.com - Kekalahan pebulutangkis Malaysia Lee Chong Wei dalam final tunggal putra Olimpiade London 2012, Minggu (5/8/2012), berarti terlepas pula peluangnya untuk mendapatkan ganjaran senilai 4 juta ringgit yang dijanjikan jika ia memenangi partai tersebut.

Kalau saja ia berhasil meraih medali emas dalam perlawanan dengan pemain China, Lin Dan, Chong Wei bakal mendapat uang tunai 2 juta ringgit sumbangan Kementerian Olahraga dan Pemuda dalam Hadiah Kemenangan Sukan (Shakam) kepada setiap peraih medali emas Olimpiade, serta 2 juta ringgit yang dijanjikan oleh sebuah perusahaan perabot, 3V Holdings Sdn. Bhd.

Inisiatif Kementerian dan 3V Holdings Sdn Bhd itu bertujuan membakar semangat atlet negara untuk meraih emas Olimpiade. Demikian dilaporkan beberapa harian lokal Malaysia, Senin (6/8/2012).

Chong Wei juga dijanjikan emas batangan senilai 2 juta ringgit dari Kelab Raket Kuala Lumpur (KLRC). Selain itu, Chong Wei juga harus melepaskan peluang meraih bonus 500.000 ringgit dari Persatuan Badminton Malaysia (BAM) serta uang pensiun lima 5.000 ringgit per bulan yang dijanjikan Telekom Malaysia.

Dalam laga melawan Lin Dan yang digelar di Stadion Wembley, London, Minggu (5/8), Chong Wei kalah tipis dengan skor 21-15, 10-21, 19-21. Kekalahan serupa terjadi pada Olimpiade 2008 di Beijing, saat Chong Wei juga harus bertekuk lutut pada Lin Dan, serta membawa pulang medali perak.

Namun saat itu, Chong Wei masih menerima berbagai penghargaan termasuk penganugerahan Darjah Setia Pangkuan Negeri (DSPN) oleh kerajaan Pulau Pinang dan diberi gelar Datuk, memperoleh uang tunai 300.000 ringgit seperti skema Shakam, serta uang pensiun senilai 3.000 ringgit per bulan mulai 1 September 2008. 

Editor :

Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar