Senin, 06 Agustus 2012

Malaysia Puji dan Ratapi Lee Chong Wei

Malaysia Puji dan Ratapi Lee Chong Wei

Senin, 6 Agustus 2012 | 18:22 WIB

Dibaca:

AFP/ADEK BERRY Tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei,

KUALA LUMPUR, Kompas.com - Bintang bulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei disebut menunda keinginan mundur setelah gagal memenuhi ambisinya merebut medali emas Olimpiade London.

Chong Wei gagal menjadi juara setelah di final, Minggu (5/8) dikalahkan juara bertahan Lin Dan asal China dalam rubber game 21-15 10-21 19-21.

Menurut Media Malaysia, Chong Wei mengaku ingin bertahan setidaknya dua tahun lagi. Ia berambisi merebut medali emas Asian Games untuk pertamakali dan mempertahankan gejar juara pesta olah raga persemakmuran (Cpmmonwealth) pada 2014.

Namun media Malaysia tidak menyinggung samasekali apakah Chong Wei masih berambisi untuk mencoba merebut lagi medali emas Olimpiade di Rio De Janeiro, Brasil pada 2016 mendatang.

Lee Chong Wei telah mempersembahkan dua medali perak buat Malaysia di Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012. Malaysia sendiri telah mengantongi lima medali sejak pertamakali ikut pada 1964. Semua dari cabang bulu tangkis, namun tidak ada medali emas di antaranya.

Namun kegagalan Chong Wei mendapat simpati yang mendalam di negaranya. Apalagi hanya setengah jam setelah kegagalannya, Chong Wei langsung menyampaikan permintaan maaf melalui akun twitternya. "Terimakasih semuanya.  Maaf saya gagal mendapat medali emas."

Seorang pria yang menonton siaran langsung di restoran di negara bagian Serawak langsung terkapar dan meninggal dunia saat Lin dan memastikan kemenangan. Sementara Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak mengirim pesan melalui twitter-nya,"(LCW) telah memberi hal yang terbaik malam ini melawan Lin Dan. Seluruh rakyat Malaysia bangga kepadamu."

Sementara seorang penggemar lainnya menulis, "Kesedihan hati melihat kekalahan Lee Chong Wei  melebihi kesedihan hati diputuskan oleh pacar-pacar saya..."

"Kesedihan hati melihat kekalahan Lee Chong Wei melebihi kesedihan hati diputuskan oleh pacar-pacar saya..."

Editor :

A. Tjahjo Sasongko

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar