Sabtu, 11 Agustus 2012

Protes Hukuman Scommessopoli, Eks Pemain Siena Mogok Makan

Roma - Mantan pemain Siena Emanuele Pesoli yang dijatuhi hukuman terkait kasus pengaturan pertandingan melakukan aksi mogok makan. Hal itu dilakukan untuk memprotes hukuman yang dijatuhkan oleh FIGC kepadanya.

Pesoli adalah satu dari beberapa pesepakbola Italia yang dihukum terkait kasus scommessopoli. Atas tuduhan itu, Pesoli dijatuhi hukuman larangan berkecimpung dalam sepakbola selama tiga tahun.

Hari Sabtu (11/8/2012) pagi waktu setempat, Pesoli mendatangi kantor FIGC di Roma. Dia kemudian mengikatkan dirinya di pintu gerbang di luar kantor FIGC dan memulai aksi mogok makan.

Aksi tersebut dilakukannya sebagai bentuk protes terhadap putusan FIGC. Pesoli menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah.

"Aku ingin konfrontasi di pengadilan terhadap ketidakadilan ini jadi aku bisa membela diriku dengan pantas," ucap Pesoli seperti dikutip Football Italia.

"Satu-satunya kesalahanku adalah menerima telepon ketika mereka memintaku untuk menjual pertandingan. Tapi aku mengatakan tidak! Aku tidak bersalah dan aku akan membuktikannya," lanjutnya.

"Ini adalah protes keras, tapi mereka menghancurkan hidupku untuk sesuatu yang tidak aku lakukan. Sebelum aku dipaksa untuk mundur dari sepakbola, aku ingin melawan dengan semua kekuatanku."

"Aku akan menunggu di sini untuk seseorang dari FIGC, semoga Presiden FIGC Giancarlo Abete," tutup pemain 32 tahun yang baru saja ditransfer ke Verona itu.

( nds / mrp )

Messi Panutan Anak Muda

BUCHAREST, KOMPAS.com - Legenda sepak bola Romania, Gheorghe Hagi, menyebut penyerang Barcelona, Lionel Messi, adalah contoh bagi anak-anak muda. Ia juga menilai Messi pemain yang lebih baik dibanding gelandang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

"Saya sangat gembira bisa melihat pemain seperti dirinya. Ia ingin menang dan menjadi yang terbaik dan di luar lapangan, ia jujur dan sederhana. Ia adalah contoh untuk anak-anak muda," ujar Hagi.

"Seperti saya, Messi adalah pemain berkaki kiri. Cristiano Ronaldo fenomenal, tetapi saya memilih Messi," tambahnya.

Sebelumnya, Messi mendapat pujian dari legenda sepak bola Swedia, Henrik Larsson. Menurut Larsson, Messi masih pesepak bola terbaik saat ini dan akan kembali meraih FIFA Ballon d'Or.

"Messi (akan meraih Ballon d'Or) karena ia yang terbaik. Saya ingat ketika pertama kali saya melihatnya berlatih dan saat itu, ia begitu hebat," ujar Larsson.

Baik Hagi maupun Larsson pernah bermain untuk Barcelona. Sementara Hagi bermain pada 1994-1996, Larsson pada 2004-2006.

Marchisio Kecam Sikap Napoli

Beijing - Claudio Marchisio mengkritik sikap Napoli yang memboikot seremoni penyerahan Piala Super Italia. Menurut gelandang internasional Italia itu, tindakan Napoli itu tidak sportif.

Juve keluar sebagai pemenang laga Piala Super Italia yang digelar di Beijing National Stadium, China, Sabtu (11/8/2012) malam WIB setelah mengalahkan Napoli dengan skor 4-2.

Di laga itu, wasit mengeluarkan tiga kartu merah yang kesemuanya diperuntukkan untuk Napoli. Goran Pandev harus meninggalkan lapangan karena dinilai menghina hakim garis, sementara Juan Zuniga menerima kartu kuning kedua usai melanggar Sebastian Giovinco. Walter Mazzarri kemudian juga diusir wasit dari pinggir lapangan karena protes yang berlebihan.

Seusai laga, Napoli yang merasa tidak puas dengan keputusan wasit kemudian melakukan protes dengan memboikot seremoni penyerahan piala dan tidak mau menerima medali untuk runner-up. Partenopei juga mengumumkan bahwa mereka menolak untuk berbicara kepada media.

Atas tindakan Napoli itu, Marchisio melontarkan kritikannya. Menurutnya, seharusnya Marek Hamsik dkk. meniru sikap Italia di final Euro 2012 serta Juve usai final Coppa Italia yang lalu.

"Setiap orang bebas untuk melakukan apa yang diinginkannya, tapi seperti Italia yang tetap tinggal untuk melihat Spanyol menerima piala setelah final Euro 2012 dan Juventus melihat Napoli mengangkat Coppa Italia, akan adil jika Napoli tetap ada di lapangan juga," sahut Marchisio seperti dikutip Football Italia.

"Protes mereka? Jika sudah ada beberapa kartu kuning di babak pertama untuk menghukum tekel nakal, maka mungkin kita tidak akan melihat kartu merah setelah jeda," pungkasnya.

( nds / mrp )

Asamoah: Conte Minta Kami Pantang Menyerah

BEIJING, KOMPAS.com - Gelandang Juventus, Kwadwo Asamoah, menilai pelatih Antonio Conte sangat berperan besar dalam kesuksesan timnya menjuarai Piala Super Italia. Conte, kata pemain asal Ghana ini, telah memberikan spirit kepada skuadnya untuk tidak pernah menyerah dalam setiap pertadingan.

Juventus sukses meraih Piala Super Italia usai membekuk Napoli 4-2 di Stadion Nasional Beijing, Sabtu (11/8/2012). Pada laga itu, "La Vecchia Signora" sempat tertinggal dua kali sebelum akhirnya unggul pada masa perpanjangan waktu.

Conte sendiri tidak mendampingi anak asuhnya dalam laga tersebut, karena sedang menjalani hukuman 10 bulan dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Tugasnya digantikan oleh pelatih sementara, Massimo Carrera.

"Pada hari pertama aku berada di tim ini, pelatih (Conte) mengatakan, kami semua harus membantu satu sama lain dan kami tidak boleh menyerah," kata Asamoah seperti dilansir Football Italia.

Dalam laga tersebut, Asamoah mencetak satu gol pada menit ke-37. Pemain asal Ghana itu juga dinobatkan sebagai pemain terbaik.

"Kami bermain di pertandingan yang sangat sulit, karena Napoli adalah tim yang harus dihormati dan bukan tim biasa," ujar Asamoah.

"Kami tidak menyerah di babak pertama ketika tertinggal 1-2. Kami bisa melawan dan kemudian mencetak dua gol di babak tambahan," jelasnya.

Fabregas Ingin Lebih Konsisten di Musim Baru

Bukarest - Musim lalu Cesc Fabregas relatif tampil tak konsisten karena sempat diganggu cedera. Untuk itu ia pun bertekad tampil lebih baik bersama Barcelona di musim 2012/2013.

Dibeli dari Arsenal di musim panas 2011, Fabregas langsung tancap gas dengan mencetak 15 gol hingga awal Februari di seluruh kompetisi. Performa ini seakan membayar keraguan banyak orang jika ia bakal kesulitan mendapat tempat di tim inti Barca.

Namun, setelahnya perolehan gol Fabregas mandek dan tak bisa menjebol gawang lawan hingga akhir musim plus jarang menjadi pilihan utama lagi dari Pep Guardiola. Total ia tampil sebanyak 49 kali dan mencetak 15 gol plus 20 assist.

Meski catatan itu terbilang bagus bagi pemain yang baru melakoni musim pertamanya bersama tim bertabur bintang seperti Los Cules, tapi Fabregas menilai apa yang ia tampilkan musim lalu belumlah maksimal.

Kini dengan Tito Vilanova sebagai pelatih baru Barca, Fabregas bertekad untuk minimal bisa mengulangi penampilan seperti musim lalu atau bahkan melampauinya. Apalagi mental pemain 25 tahun tengah bagus-bagusnya pasca membawa Spanyol menjadi juara di Piala Eropa 2012 dengan peran baru sebagai false striker.

"Tito sudah menjelaskan padaku jika aku harus bermain seperti yang biasa kutampilkan. Aku harus banyak bergerak, mencari ruang, membantu rekan-rekanku dengan memberikan umpan matang," tukas Fabregas di Soccernet.

"Aku sudah melihat perbedaannya di beberapa laga awal pra musim dan daripada bermain statis di sisi kiri pertahanan lawan, aku harus lebih banyak bergerak. Tito Vilanova adalah pelatih dengan kepribadian unik, lebih dari yang orang-orang pikirkan. Dia punya banyak hal yang bisa diberikan dan kami harus membantunya," sambungnya.

"Dia akan membantu karena dia tahu banyak soal sepakbola dan kami akan membantunya dengan banyak pengorbanan dan sikap yang benar. Jika kami saling bahu-membahu, maka kami akan punya musim yang hebat."

"Sesi pra musim selama tiga minggu terakhir membantu kami lebih kuat dan kami harus memompa diri kami sendiri untuk tampil lebih baik selama musim depan. Pra-musim yang baik akan membuat level kebugaran Anda lebih baik untuk mengarungi musim sampai tuntas," pungkasnya.

( mrp / nds )

Asamoah Awali dengan Manis

Beijing - Kwadwo Asamoah tetap rendah diri meski menjadi salah satu pencetak gol kemenangan Juventus atas Napoli di laga Piala Super Italia. Menurutnya, Bianconeri menang karena bermain lebih semangat.

Dalam laga yang diheat di National Stadium Beijing, Sabtu (11/8) malam WIB, Gelandang Ghana tersebut sempat melakukan blunder yang hampir berbuah gol kedua untuk Napoli.

Tetapi ia langsung membalas kelalaiannya tersebut dengan sebuah gol voli sensasional yang menyamakan kedudukan di babak pertama. Tertinggal 1-2 akhirnya Juve menang 4-2 di babak perpanjangan waktu.

Meski menjadi salah satu aktor kemenangan La Vecchia Signora, pemain 23 tahun yang baru saja didatangkan dari Udinese dalam bursa transfer musim panas ini tetap menunjukkan kerendahan hatinya. Ia menyebut kemenangan ini lebih ditentukan karena performa luar biasa tim.

"Kami memainkan pertandingan yang sangat sulit, karena Napoli bukanlah tim yang 'normal' dan pantas dihormati," ujarnya seperti dikutip dari Football Italia.

"Kami tak menyerah meski sempat ketinggalan 2-1 di babak pertama. Kami bertarung kembali dan mencetak dua gol (kemenangan) di babak extra time," lanjut Asamoah.

"Ini menunjukkan semangat tim. Hari pertama saya tiba disini (Juventus), pelatih (Antonio Conte) mengatakan setiap pemain harus saling membantu, dan kami tak boleh menyerah," tuntas Asamoah.

( mrp / nds )

Barca Tekuk Dinamo Bukarest 2-0

Bukarest - Barcelona menutup sesi pra-musim mereka dengan hasil positif, usai mengalahkan Dinamo Bukarest dengan dua gol tanpa balas.

Dalam laga yang dihelat di National Stadium, Bukarest, Minggu (12/8/2012) dinihari WIB, Barca sudah unggul di menit ke-4 lewat Lionel Messi. Memanfaatkan umpan Alexis Sanchez, tembakan kaki kiri Messi menembus jala lawan.

Di menit 12 kembali kerja sama Messi dan Alexis nyaris membobol gawang Dinamo, tapi tembakan Messi masih melayang di atas mistar.

Messi! Kembali pemain Argentina ini mengancam gawang Dinamo di menit 28 tapi bola masih melenceng tipis di samping gawang.

Pada menit 38 Jordi Alba mengumpan bola kepada Pedro Rodriguez dan Pedro mengarahkan bola ke tiang jauh, tapi masih melebar dari sasaran.

Di babak kedua Dinamo coba menyerang dan mendapatkan peluang pertamanya di menit 51 lewat tandukan Tucudean, tapi Victor Valdes masih bisa menangkapnya.

David Villa akhirnya kembali bermain setelah 7 bulan absen karena patah tulang fibia. Di menit 72 ia masuk menggantikan Sergi Roberto.

Barca akhirnya menggandakan keunggulan di masa injury time lewat Ibrahim Afellay. Memanfaatkan umpan lambung Javier Mascherano, Afellay kemudian mengontrol sekali dan lantas me-lob bola melewati kiper Dinamo.

Skor 2-0 pun jadi penutup laga ini dan Barca akan bersiap untuk melakoni laga perdana di La Liga pekan depan melawan Real Sociedad di Camp Nou. Di tiga laga ujicoba sebelumnya, Barca menang atas Hamburg serta imbang dengan Paris St Germain dan Manchester United (sebelum menang via adu penalti).

( mrp / nds )