Sabtu, 11 Agustus 2012

Bolt Raih Emas Ketiga

Bolt Raih Emas Ketiga

Minggu, 12 Agustus 2012 | 09:33 WIB

Dibaca:

AFP/ADRIAN DENNIS Usain Bolt (kanan) membawa tim estafet 4x100 meter Jamainka merebut medali emas Olimpiade London, Sabtu (11/8). ia diikuti Ryan Bailey dari Amerika Serikat yang merebut perak.

LONDON, Kompas.com - Sprinter Jamaika, Usain Bolt mengulang prestasi di Olimpiade Beijing 2008 dengan merebut medali emas ketiga Olimpiade London, Sabtu (Minggu WIB).

Bolt memperkuat tim estafet 4x100 meter putra Jamaika. Tim ini bukan saja merebut medali emas namun juga menorehkan rekor dunia baru.

Tim ynag terdiri dari Bolt, Nesta Carter, Yohan Blake dan Micahel Frater ini mmebuat catatan waktu 38.84 detik dan memperbaiki rekor lama  37.04 detik yang mereka hasilkan di kejuaraan dunia di Taegu, Korea Selatan pada 2011 lalu.

Medali perak direbut tim AS yang beranggotakan Trell Kimmons, Justin Gatlin, Tyson Gay dan Ryan Bailey dnegan catatan waktu  37.04 detik yang merupakan rekornas AS.

Sementara medali perunggu jatuh ke tim Trinidad dan Tobago dengan  catatan waktu 38.12 detik.

Editor :

A. Tjahjo Sasongko

Serang Wasit, Kapten Benfica Segera Dilaporkan ke UEFA

Duesseldorf - Ada sebuah kejadian tak mengenakkan dalam laga persahabatan Fortuna Duesseldorf vs Benfica. Kapten Benfica, Luisao, disinyalir menyerang wasit Christian Fischer hingga jatuh pingsan. Apa pasal?

Sebagaimana dilaporkan Rheinische Post, semua bermula ketika Fischer memberikan kartu kuning kedua kepada Javi Garcia. Entah emosi lantaran tak terima rekan setimnya dikeluarkan wasit, Luisao mendorong Fischer hingga terjatuh.

Fischer sempat tak sadarkan diri selama beberapa menit, hingga kemudian dibawa meninggalkan lapangan setelah pertandingan berjalan 43 menit. Pertandingan kemudian dibatalkan.

Presiden Fortuna, Peter Frymuth, yang mengetahui kejadian tersebut mengaku miris dengan tindakan Luisao. Selain menjelaskan duduk perkara kejadian, pihak Fortuna merasa sangat kecewa.

"Wasit telah diserang dan harus dirawat oleh dokter klub kami di ruang ganti. Pertandingan harus dihentikan," ujarnya seperti dilansir Soccernet.

"Pertandingan ini harusnya menjadi perayaan untuk kita semua, tetapi telah berubah menjadi kejadian yang memilukan. Kami merasa sakit hati."

Kabar terakhir menyebutkan, Frymuth dan Fortuna akan segera melaporkan Luisao ke UEFA.

( roz / roz )

Bolt Hat-trick, Jamaika Cetak Rekor Dunia

LONDON, KOMPAS.com- Usain Bolt kembali tampil perkasa. Emas ketiga dia peroleh di Olimpiade London 2012. Jamaika juga mencetak rekor dunia baru.

Selalu menyenangkan bisa mengakhiri perlombaan dengan cara seperti ini. Kami juga melakukannya dalam kejuaraan dunia terakhir.

Setelah mencetak tiga rekor dunia di Olimpiade Beijing 2008, tanda "Rekor Dunia Baru" di papan waktu di Olympic Stadium, London, tak juga menyala setiap kali Bolt berlomba, hingga nomor terakhir yang dia ikuti. Sabtu (11/8/2012) malam waktu setempat, tulisan itu menyala setelah Bolt dan tiga rekan satu timnya menyelesaikan nomor estafet 4 X 100 meter putra.

Jamaika memperoleh medali emas dengan rekor dunia baru, 36,84 detik, memperbaiki rekor lama atas nama mereka sendiri, 37,04 detik yang dibuat di Kejuaraan Dunia 2011. Itu artinya, empat pelari Jamaika memiliki kecepatan lari rata-rata 9,21 detik, jauh lebih cepat dibandingkan rekor dunia individu 100 meter, 9,58 detik, juga milik Bolt.

Adalah Bolt yang lebih dulu melewati garis finish sebagai pelari keempat, mendahului pelari Amerika Serikat (AS) Ryan Bailey di urutan kedua. AS akhirnya hanya memperoleh perak dengan waktu 37,04 detik. Sementara perunggu didapat Trinidad Tobago (38,12 detik).

"Selalu menyenangkan bisa mengakhiri perlombaan dengan cara seperti ini. Kami juga melakukannya dalam kejuaraan dunia terakhir," komentar Bolt, yang menyamai prestasinya di Beijing 2008 dengan perolehan tiga emas. Dua emas lain diperoleh di nomor 100 dan 200 meter.

Emas di nomor estafet ini diperoleh tak lain karena kecemerlangan para pelari Jamaika dalam mengestafetkan tongkat, sejak pelari pertama Nesta Carter ke tangan Michael Frater, lalu pada Yohan Blake, dan terakhir ke tangan Bolt. Setelah sempat bersaing ketat dengan AS di lintasan yang bersebelahan, Jamaika unggul melalui dua pelari terakhirnya, Blake dan Bolt.

Editor :

Marcus Suprihadi

Hasil Pra-Musim Puaskan Vilanova

Bukares - Barcelona sudah menjalani lima laga pra-musim dan meraih kemenangan di kelima laga tersebut. Hasil dari laga-laga ujicoba itu membuat Tito Vilanova puas.

Barca memulai laga pra-musim dengan kemenangan 2-1 atas Hamburg. Setelah itu, Alexis Sanchez dkk. berturut-turut memetik kemenangan atas Raja Casablanca, Paris Saint-Germain, dan Manchester United. Melawan dua klub yang disebut terakhir, Barca menang lewat adu penalti.

Terakhir, Azulgrana memetik kemenangan 2-0 atas Dinamo Bukarest, Minggu (12/8/2012) dinihari WIB. Dua gol Barca masing-masing dicetak oleh Lionel Messi dan Ibrahim Afellay.

Kemenangan di lima laga ujicoba itu membuat Vilanova optimistis jelang bergulirnya La Liga. Barca akan mengawali La Liga dengan menjamu Real Sociedad, Minggu (19/8/2012) mendatang.

"Tim bermain di level yang bagus jelang dimulainya La Liga. Kami punya sekelompok pemain yang sudah berlatih selama dua minggu. Lainnya belum punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri," ujar Vilanova di situs resmi Barca.

Namun Vilanova belum memutuskan siapa yang akan dimankan di laga perdana La Liga itu. Suksesor Pep Guardiola itu baru akan memutuskan setelah para pemainnya kembali usai membela tim nasionalnya masing-masing di laga ujicoba internasional tengah pekan ini.

"Para pemain ada di level yang bagus. Ketika mereka kembali dari membela timnas, kami akan memutuskan siapa yang akan bermain di liga berdasarkan pada apa yang mereka rasakan," tutupnya.

( nds / mrp )

Raih Emas, Jamaika Bikin Rekor Dunia di Lari 4x100 Meter Putra

London - Jamaika menambah perolehan medali emas lewat nomor estafet 100 meter putra sekaligus memecahkan rekor dunia yang mereka torehkan setahun sebelumnya.

Dalam laga final yang dihelat di Olympic Stadium, Minggu (12/8/2012) dinihari WIB, Jamaikan menurunkan empat pelari andalannya termasuk Usain Bolt dan Yohan Blake.

Start Jamaika kurang begitu bagus setelah dua pelari pertamanya, Nesta Carter dan Michael Frater, sempat tertinggal dari tim Amerika Serikat yang menurunkan Trell Kimmons dan Justin Gatlin sebagai dua pelari awalnya.

Namun, Jamaika akhirnya mengejar ketika Blake memulai gilirannya berlari dan menjadi negara pertama yang menyentuh finis usai Bolt mengungguli Ryan Bailey di lintasan terakhir.

Bolt meraih emas ketiganya di Olimpiade ini sekaligus menyamai perolehannya di Beijing 2008.

Tak hanya itu Bolt dkk pun menciptakan rekor baru di nomor lari 4x100 meter yakni 36,84 detik , setelah sebelumnya dibuat juga oleh Jamaika di Kejuaraan Dunia Atletik tahun lalu di Daegu, dengan 37,04 detik.

Medali perak diraih AS serta Trinidad & Tobago berhasil meraih medali perunggu di nomor ini. Satu-satunya emas yang luput dari Jamaika adalah di nomor 4x400 meter putra.

( mrp / nds )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Chelsea Vs City: Berebut Kehormatan

BIRIMINGHAM, KOMPAS.com - Manchester City dan Chelsea menjadi pembuka kompetisi Inggris musim 2012-13 di ajang Community Shield. Kedua tim tersebut memandang serius perhelatan yang kali ini bakal berlangsung di Stadion Villa Park, Birmingham, Minggu (12/8/2012).

Meski turnamen tahunan ini tak memiliki gengsi tinggi seperti Piala FA, namun kedua tim merasa Community Shield tetap penting. Selain menammbah trofi, juga menyangkut kehormatan tim. Apalagi, kemenangan akan memberikan kepercayaan diri untuk mengarungi musim baru.

Khusus bagi "The Citizens", ajang ini menjadi salah satu yang diincar karena tahun lalu hampir saja meraihnya. Sayangnya, City gagal usai takluk dari sang rival sekota, Manchester United.

Kubu "The Blues" pun tak kalah termotivasi menghadapi City. Manajer Roberto Di Matteo membuat pernyataan bahwa kubunya ingin merengkuh banyak trofi sebagai "balas dendam" kegagalan di Premier League musim lalu.

Laga juga dipastikan akan semakin menarik karena kedua tim saling mengalahkan pada musim lalu. Namun, sorotan lebih ada pada klub asal London dengan perubahan skuad yang signifikan. Tak akan ada lagi striker Didier Drogba dan Nicholas Anelka. Chelsea kini mengandalkan rekrutan anyar seperti Eden Hazard.

Sementara kekuatan "Manchester Biru" terbilang masih sama. Belum sepeser uang pun keluar dari kas klub milik pengusaha Timur Tengah itu untuk memboyong pemain baru. Kendati demikian, "The Citizens" memiliki keuntungan lebih karena tak perlu ada adaptasi pemain baru di skuad utama.

Lima pertemuan terakhir kedua tim:
21 Maret 2012: Man. City 2-1 Chelsea (Premier League)
12 Desember 2011: Chelsea 2-1 Man. City (Premier League)
20 Maret 2011: Chelsea 2-0 Man. City (Premier League)
25 September 2010: Man. City 1-0 Chelsea (Premier League)
27 Februari 2010: Chelsea 2-4 Man. City (Premier League)

Lima pertandingan terakhir Chelsea:
4 Agustus 2012, vs Brighton: 1-3 (persahabatan)
28 Juli 2012, vs AC Milan: 0-1 (persahabatan)
25 Juli 2012, vs MLS All-Star: 2-3 (persahabatan)
23 Juli 2012, vs PSG: 1-1 (persahabatan)
19 Juli 2012, vs Seattle Sounders (persahabatan)

Lima pertandingan terakhir Man. City:
5 Agustus 2012, vs Limerick 4-0 (persahabatan)
4 Agustus 2012, vs Wolfsburg: 2-0 (persahabatan)
31 Juli 2012, vs Oldham Athletic: 1-2 (persahabatan)
30 Juli 2012, vs Malaysia XI: 3-1 (persahabatan)
27 Juli 2012, vs Arsenal: 2-0 (persahabatan)

Prediksi susunan pemain:

Chelsea (4-4-1-1): Cech; Ivanovic, Cahill, Terry, Cole; Ramires, Mikel, Lampard, Meireles; Hazard; Torres

Man. City (4-2-3-1): Hart; Zabaleta, Kolo Toure, Lescott, Kolarov; Yaya Toure, De Jong; Johnson, Aguero, Nasri; Tevez

Prediksi:
Chelsea 48-52 Man. City

Brasil Gagal, Romario Kritik Pelatih

LONDON, KOMPAS.com - Legenda hidup sepak bola Brasil, Romario, mengkritik kekalahan 1-2 Brasil U-23 dari Meksiko U-23 pada final cabang sepak bola putra Olimpiade 2012 London di Wembley, Sabtu (11/8/2012). Menurutnyai, Pelatih Mano Menezes adalah orang yang paling bertanggung jawab atas kegagalan tersebut.

Beberapa waktu lalu, Romario juga pernah mengkritik skuad Brasil yang akan tampil di Olimpiade itu. Ia menilai, beberapa pemain yang berusia di atas 23 tahun yang diambil Menezes salah.

"Dia (Menezes) adalah pelatih yang tidak bisa memilih pemain yang benar dan tidak memanggil sejumlah pemain yang tepat. Beruntung, kami melihat pertandingan ini (lawan Meksiko) sebagai laga terakhirnya untuk memilih seleksi pemain seperti itu," kritik Romario.

Dalam laga tersebut, dua gol Meksiko dicetak Oribe Peralta pada menit ke-1 dan 75. Sementara, gol balasan Brasil ditorehkan Hulk pada menit ke-90+1. Bagi Meksiko, itu adalah emas pertama di Olimpiade 2012 London dan final pertama dalam sejarah Olimpiade.

Sedangkan, bagi Brasil, hasil ini memang cukup mengecewakan.  Maklum saja, Brasil sebenarnya tampil cukup mengesankan sepanjang penyisihan grup. Bahkan, Neymar dan kawan-kawan digadang-gadang sebagai favorit peraih emas di cabang sepak bola Olimpiade kali ini.